Jangan Sakit Dulu, Baru Lalu Bayar Iuran JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 1339 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 14 Jan 2018 00:00:00
Syamsiah adalah peserta JKN-KIS  mandiri. Setiap bulan, ia tak lupa menyisihkan Rp. 25.500 untuk membayar iuran rutin bulanannya sebagai peserta JKN-KIS kelas 3.

Syamsiah baru saja menjalani operasi gondok di lehernya. Penyakit itu mengakibatkan suaranya hilang dan membuatnya tidak bisa berbicara normal. Setelah dilakukan operasi, 2 hari kemudian suaranya pun berangsur membaik, walaupun masih harus dilatih dengan banyak berteriak kecil agar bisa maksimal kembali seperti sedia kala. 

Selama menjalani perawatan, baik itu kontrol rutin ataupun operasi gondok yang ia jalani. semuanya serba gratis dan mudah.

“Asal berkas administrasi lengkap, semuanya cepat selesai. Kuncinya hanya kelengkapan berkas saja dan kita rajin membayar,” ujar Syamsiah.

“Sakit itu mahal, menguras banyak uang. Saya hanya membayar 25.500 dan saya dapat kesembuhan. Jangan sakit dulu baru berbondong-bondong mendaftar, dan jangan mengeluh kalau misalnya tidak pernah sakit tapi uangnya tidak dikembalikan itu artinya kita bersyukur tidak pernah sakit dan bisa menjadi ladang pahala karena kita sudah membantu sesama dengan iuran yang kita bayarkan tiap bulannya,” tambahnya.

Ia pun berharap, semoga BPJS Kesehatan dan program JKN-KIS selalu memberikan kontribusi yang luar biasa buat menyehatkan bangsa ini.

"Saya sadar tanpa JKN-KIS mungkin saya akan lama sembuhnya, tapi alhamdulillah semua tindakan cepat dan saya pun sembuh. Terima kasih BPJS Kesehatan," tutupnya.                        

File :