BPJS Kesehatan Gandeng Dinas Lingkungan Hidup Palopo Kelola Program Donasi Bank Sampah

Penulis : Humas Dibaca : 799 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 06 Mar 2018 16:10:44
Palopo (06/03/2018) - BPJS Kesehatan kembali melakukan inovasi untuk meningkatkan kolektabilitas iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias peserta mandiri Kota Palopo. Upaya ini ditunjukkan melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo untuk pendayagunaan sampah lewat program donasi sampah amal yang berasal dari badan usaha, Aparatur Sipil Negara (ASN) atau perorangan nasabah bank sampah untuk peserta JKN-KIS yang kurang mampu dan memiliki tunggakan iuran. Hal tersebut ditandai dengan dilakukannya penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palopo Yusef Eka Darmawan dengan Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Palopo Rachmad dan disaksikan oleh Pjs Walikota Palopo Andi Arwin, Minggu (04/02).

"Program ini lahir dari adanya kenyataan bahwa saat ini terdapat 5.067 jiwa warga Kota Palopo yang menunggak iuran JKN-KIS. Dengan niat membantu  penunggak dari warga yang kurang mampu, maka bank sampah akan memediasi dan memfasilitasi pembayaran iuran ataupun tunggakan. Selain itu, masyarakat yang mempunyai banyak sampah bisa memiliki daya jual. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu peserta menunggak yang kurang mampu agar terhindar dari denda layanan. Mengingat banyak peserta yang baru membayar saat sakit, lupa membayar maupun tidak mampu bayar," ujar Pjs Walikota Palopo Andi Arwin.

Didonasi oleh bank sampah pada Dinas Lingkungan hidup, sampah bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Pasalnya, dengan adanya bank sampah, selain untuk menangani pengolahan sampah, diharapkan pula dapat menumbuhkan kesadaran warga akan lingkungan yang bersih dan sehat dengan pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dan memiliki nilai ekonomis. Andi pun berharap melalui MoU ini diperoleh manfaat tentang Pengelolaan Sampah Daur Ulang, yang nantinya diperuntukkan bagi peserta BPJS Mandiri dari kalangan yang kurang mampu. Ia menambahkan, konsep bank sampah tersebut terbilang sederhana. Saat ini selain melalui program Bank Sampah, pembayaran tunggakan iuran JKN-KIS dapat dilakukan melalui cicilan tabungan sehat di Bank BNI, BRI dan Mandiri maupun melalui Koperasi Nusantara.

“Dalam program JKN-KIS yang berlandaskan asas kegotong-royongan, diharapkan seluruh komponen dapat saling bahu membahu. Nilai-nilai gotong royong dan kerja bersama merupakan bagian dari budaya pelaksanaan JKN-KIS. Yang sehat membantu yang sakit dan pemerintah daerah membantu pemerintah pusat. Karena Program JKN-KIS ini tidak dapat dikerjaan seorang diri. JKN-KIS ini milik bersama,” ujar Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palopo Yusef Eka Darmawan.

Demi meningkatkan mutu pelayanan, tak henti-hentinya BPJS Kesehatan melakukan inovasi dan terobosan. Antara lain dengan pengembangan pendaftaran melalui melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kecamatan, Pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN. Aplikasi mobile JKN bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang BPJS Kesehatan, lokasi fasilitas kesehatan, status kepesertaan, tagihan peserta, history pembayaran, fitur pelayanan peserta dan skrining kesehatan, serta fitur pendaftaran online faskes puskesmas yang saat ini telah diterapkan di Puskesmas Wara dan Wara Utara.  Dengan pendaftaran online ini peserta tidak perlu mengantri lama sejak pagi karena waktu kedatangan pelayanan telah  diestimasi. Adapun pendaftaran peserta dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. (AF/rh)

File :