KIS Jadi Pemersatu Bangsa

Penulis : Humas Dibaca : 474 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 08 Jun 2018 00:00:00
Kendari (08/06/2018) - Plt. Walikota Kendari Sulkarnain bersama dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Hendra J. Rompas menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Sehat kepada masyarakat penerima bantuan iuran di ruang pola kantor Walikota Kendari, Kamis (07/06).

Turut hadir pula dalam acara ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum dan Kepala 
Bagian Kerjasama Pemerintah Kota Kendari Paminuddin. Para peserta PBI APBD Kota Kendari hadir langsung di lokasi acara dengan antusias menerima langsung Kartu Indonesia Sehat tersebut.

"Penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di wilayah Kota Kendari sebanyak 252.589 penduduk atau 75.78% dari total keseluruhan penduduk. Dan yang telah diintegrasikan oleh Pemerintah Kota Kendari sampai dengan Juni 2018 adalah sebesar 8.906 penduduk," jelas Sulkarnain.

Sulkarnain pun menyampaikan apresiasinya atas langkah yang dilakukan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program JKN-KIS. Dia mengatakan bahwa Program JKN-KIS  merupakan program yang menyatukan bangsa. Baginya, Kartu Indonesia Sehat yang diterima masyarakat merupakan wujud kebersamaan dan solidaritas untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga mengharapkan dengan dengan hadirnya BPJS Kesehatan dapat meringankan beban masyarakat sehingga beban itu dapat dipikul bersama, bantuan yang diterima dalam bentuk bantuan iuran jaminan kesehatan nasional diharapkan dapat memberikan ketentraman dan rasa aman dalam bekerja dan tidak perlu ragu jika harus memeriksakan kesehatan di fasilitas kesehatan. Mari kita syukuri apa yang telah diterima hari ini, rezeki yg telah diterima hari ini agar digunakan dan dikelola dengan baik,” ungkap Sulkarnain.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Hendra J. Rompas juga mengungkap apresiasinya kepada Pemerintah Kota Kendari yang telah memberikan perlindungan kesehatan kepada warganya yang kurang mampu, diharapkan kedepan ada validasi data dengan Dinas Kesehatan dan Dinas sosial sehingga masyarakat yang kurang mampu bisa menjadi peserta PBI APBD Kota Kendari.

“Pengalokasian dana oleh Pemerintah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sehingga masyarakat ketika sakit, tidak jadi miskin lagi dikarenakan tingginya biaya pelayanan kesehatan, harapannya yang menerima bantuan ini akan merasa aman untuk beraktifitas sehari-hari karena telah memiliki jaminan kesehatan nasional,” ujar Hendra.

File :