Rujukan Online Pastikan Peserta Dilayani di Rumah Sakit

Penulis : Humas Dibaca : 423 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 05 Oct 2018 00:00:00

Sukabumi (05/10/2018) - Seiring berjalannya waktu, kemudahan – kemudahan akses pelayanan publik sudah banyak dirasakan oleh masyarakat. Tak terkecuali BPJS Kesehatan yang selalu berkomitmen untuk memberikan inovasi – inovasi terbaru yang bermanfaat bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Inovasi untuk meningkatkan pelayanan selalu dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Yang terbaru adalah sistem rujukan online yang bertujuan agar peserta mendapatkan kemudahan dan kepastian dalam memperoleh layanan di fasilitas kesehatan (faskes) sesuai dengan kebutuhan medis peserta, termasuk ketersediaan sarana dan prasarananya.

 

Manfaat rujukan online ini dirasakan membantu sekali bagi Anita (34), warga Sasagaran Kecamatan Rancakadu Kabupaten Sukabumi. Ia adalah peserta JKN-KIS dari segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas 3 sejak tahun 2014. Ditemui di rumahnya beliau berbagi pengalamannya saat menggunakan kartu JKN-KIS sejak aktif menjadi peserta.

 

Anita, mengungkapkan bahwa telah menggunakan kartu JKN-KIS sejak dari pertama kali aktif dengan pemilihan Faskes pertamanya adalah klinik. Pernah paling lama mendapatkan perawatan inap selama 15 hari dengan diagnosa penyakit lambung dan tidak dikenakan biaya apapun, karena menggunakan hak kelas rawatnya, begitupun dengan perawatan lainnya baik rawat jalan maupun rawat inap.

 

Perubahan rujukanpun ia alami dari mulai masih manual sampai dengan rujukan online, tidak ada pelayanan yang berubah malah Anita merasa tenang pada saat akan menuju rumah sakit karena pihak klinik telah memberikan informasi mengenai layanan dokter spesialis dan sarana prasarana rumah sakit yang akan dituju, serta memberikan alternatif lain di kala rumah sakit telah penuh.

 

“Pelayanan JKN-KIS saya rasakan semakin hari semakin baik, dengan rujukan online jadi tidak takut ditolak rumah sakit karena sudah diinformasikan mengenai jadwal dokter dan sarana prasarana rumah sakit yang akan dituju,” ujar Anita saat ditemui di kediamannya.

 

Hal ini juga merupakan salah satu keunggulan sistem rujukan online, peserta terbantu mendapatkan fasilitas kesehatan penerima rujukan yang sesuai dengan kompetensi dan pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sehingga meminimalisir adanya rujukan berulang. (JS/ne)


File :