Dengan Rujukan Online Pelayanan JKN-KIS Kian Baik

Penulis : Humas Dibaca : 411 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 17 Oct 2018 00:00:00

Klungkung (17/10/2018) - Sistem rujukan online yang baru saja diluncurkan oleh BPJS Kesehatan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ternyata banyak mendapat penilaian positif oleh peserta JKN-KIS. Penilaian ini berdasarkan pembuktian langsung oleh peserta yang mengakses pelayanan JKN-KIS dan dirujuk secara online.

 

Salah satu peserta tersebut adalah Ni Wayan Budawati (40). Ia tampak sumringah ketika menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS untuk keperluan operasinya saat sistem baru BPJS Kesehatan yaitu rujukan online baru mulai dilaksanakan. Peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ini baru menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan sebanyak 2 kali dengan pelayanan yang sangat baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

 

Ditemani suaminya, I Made Suariyana (46), Budawati menceritakan bahwa dirinya dengan 5 orang keluarga yang berada satu KK dengannya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS kelas 2 dari tahun 2015, biaya yang harus dibayarkannya setiap bulan adalah Rp. 51.000,- per orang. Menurutnya biaya tersebut tidaklah terasa mahal ketika manfaat yang diperolehnya justru jauh lebih besar.

 

“Selama 2 kali saya menggunakan kartu JKN-KIS ini saya merasa sangat puas, pertama saya menggunakan kartu ini saat saya menderita sakit kepala vertigo. Ketika itu saya dirujuk ke rumah sakit swasta secara manual dan saya dilayani dengan sangat baik. Kemudian kedua saat saya didiagnosa kista dan harus diangkat melalui operasi, ini terjadi pada bulan Agustus 2018. Saat itu saya dirujuk secara online ke rumah sakit swasta yang sama kemudian saya dirujuk lagi ke rumah sakit pemerintah yang tipenya lebih tinggi, tanpa halangan operasi saya langsung dilakukan secara lancar dan sekarang sudah berangsur sembuh,” ceritanya saat ditemui pada Selasa (16/10).

 

Suaminya juga ikut menceritakan dengan nada senang, bahwa selama ini yang mengurus administrasi JKN-KIS adalah dirinya. Selama pengurusan tersebut dirinya mengaku tidak ada proses yang berbelit-belit. Rujukan online ini pun diakuinya justru lebih mudah dan cepat karena dirinya dapat membandingkan sebelum dan sesudah sistem ini diberlakukan.

 

“Dulu sistemnya juga bagus, namun sekarang lebih bagus lagi, yang terpenting kita mengikuti prosedur yang berlaku. Saya sebagai peserta mengharapkan pelayanan yang cepat dan pasti, dan itu telah saya buktikan bersama istri saya. Kini istri saya dalam masa pemulihan dan kontrol secara rutin mengandalkan JKN-KIS juga. Baru kemarin saya kontrol, katanya kondisi istri saya sudah baik dari hasil USG-nya,” ungkap Suariyana.

 

Ayah 1 anak ini juga menambahkan dirinya sempat bertanya kepada petugas rumah sakit tempat istrinya ditangani, jika dia sebagai pasien umum berapa kira-kira biaya yang harus dibayarkannya. Dari pihak rumah sakit menjelaskan untuk tindakan saja biayanya kurang lebih 20 jutaan, belum lagi yang lain. Sementara dengan JKN-KIS dirinya tidak ada dikenakan biaya sepeserpun. Oleh karena itu dia, istri dan anaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan dan pihak rumah sakit yang telah memberikan pelayanan sangat baik sesuai dengan harapannya.  (ay/gw)


File :