Whistleblowing System

Di Post Oleh : Humas Di Baca : 22018 Tanggal Post : 14 Feb 2019 14:34 WIB

Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menyadari pentingnya penerapan Good Governance dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan dana jaminan dan layanan kesehatan sekaligus menjaga pertumbuhan serta menjamin kesinambungan penyediaan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Komitmen penerapan Tata Kelola yang Baik (Good Governance) BPJS Kesehatan salah satunya melalui adanya Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistle Blowing System ) BPJS Kesehatan sebagai media pelaporan atas pelanggaran yang dilakukan internal BPJS Kesehatan.

Asas Pengelolaan WBS BPJS Kesehatan

1.    Rahasia

Identitas setiap pelapor wajib dirahasiakan oleh Pengelola WBS. 

2.    Anonim

Pelaporan pelanggaran dilaksanakan secara anonim maupun dapat dilengkapi dengan identitas pelapor (pilihan/optional).

3.    Independen

Pengelola WBS bersikap independen atas laporan yang diterima dan bebas dari tekanan dari pihak manapun dalam pelaksanaan tugas.  

4.    Perlindungan Pelapor

BPJS Kesehatan memberikan perlindungan termasuk imunitas administrasi kepada pelapor dari potensi balasan, tekanan atau ancaman baik secara fisik, psikologis,  administrasi maupun penuntutan hukum.

 

Lingkup Pelaporan Pelanggaran:

Lingkup pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui saluran WBS adalah tindakan yang dapat merugikan BPJS Kesehatan meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

§  Tindak pidana korupsi, kolusi, nepotisme, suap, gratifikasi, benturan kepentingan, dan perbuatan kecurangan (fraud) lainnya.

§  Perbuatan melanggar hukum pidana, diantaranya pencurian, penggunaan kekerasan terhadap karyawan atau pimpinan, pemerasan, penggunaan narkoba, pelecehan, perbuatan kriminal lainnya.

§  Pelanggaran Kode Etik atau pelanggaran norma-norma kesusilaan pada umumnya;

§  Pelanggaran lainnya atas ketentuan yang berlaku.

Mekanisme Whistleblowing

Duta BPJS Kesehatan, Mitra BPJS Kesehatan, peserta dan masyarakat dapat melaporkan setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai BPJS Kesehatan melalui :

1.    Surat elektronik (email) ke wbs@bpjs-kesehatan.go.id.

2.  Telepon (021) 421 2938 ext. 7413

3.  HP/SMS/WA/Telegram  081180102424

Pelaporan pelanggaran harus memenuhi atribut 4W1H dan disertai dengan dokumen pendukung sebagai bukti terjadinya peristiwa yang dilaporkan, atribut dan dokumen pendukung meliputi:

1)    Masalah yang diadukan (what),

2)    Pegawai/pihak yang terlibat/terlapor (who)

Siapa yang seharusnya bertanggung jawab, terlibat dan mengetahui atas pelanggaran tersebut.

3)    Lokasi pelanggaran (where)

Meliputi lokasi, tempat, unit kerja atau fungsi dimana terjadinya pelanggaran tersebut;

4)    Waktu pelanggaran (when)

Periode kejadian yang menyebutkan hari, minggu, bulan, tahun atau tanggal tertentu saat pelanggaran tersebut terjadi;

5)    Bagaimana pelanggaran tersebut dilakukan (how)

Menjelaskan bagaimana pelanggaran dilakukan.

6)    Bukti pendukung

Bukti-bukti pendukung atas kondisi pelanggaran tersebut, misalnya dokumen, foto, video, dan lain-lain.

Tim Pengelola Pengaduan Pelanggaran WBS akan melakukan evaluasi, analisis dan tindaklanjut terhadap semua laporan yang diterima.