Rujukan Online Beri Kepastian Peserta Sesuai Kompetensi

Penulis : Humas Dibaca : 625 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 29 Oct 2018 08:59:08

Bandar Lampung (29/10/2018) - Di zaman yang serba canggih dan digital, semua dituntut untuk serba online dan cepat sehingga BPJS Kesehatan menggagas rujukan online yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan rujukan.

 

Uji coba rujukan online oleh BPJS Kesehatan sudah dimulai sejak tanggal 15 Agustus 2018 sampai 31 Oktober 2018. Sistem ini pun disambut baik oleh banyak pihak, salah satunya pemilik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) swasta di Bandar Lampung, dr. Asih Hendrastuti.

 

Saat ditemui Tim Jamkesnews, Jumat (26/10) Asih mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi dan mendukung program yang digagas BPJS Kesehatan, di zaman yang serba digital memang semua dituntut untuk online dan cepat.

 

"Sudah hampir 10 tahun klinik ini dibuka dan sejak ada rujukan online  sangat bagus dan mempermudah kami dalam memberikan informasi terkait rujukan ke rumah sakit sesuai kompetensi dan kapasitasnya,” ujar Asih

 

Pemilik klinik sekaligus juru bicara Dinas Kesehatan Provinsi Lampung ini juga menambahkan, rujukan online membantu peserta mendapatkan fasilitas kesehatan penerima rujukan yang sesuai dengan kompetensi dan pemenuhan sarana prasarana yang dibutuhkan sehingga meminimalisir adanya rujukan berulang kepada peserta dengan alasan tidak adanya SDM dan sarana yang dibutuhkan.

 

“Rujukan online ini kan masih uji coba, masih perlu terus dioptimalkan, karena walau rujukan online tetapi masih ada yang menggunakan lembar kertas, apa lagi untuk FKTP yang di pedalaman kan masih terbatas internetnya,” ucap  Asih.

 

Sistem rujukan online memberi kemudahan dan kepastian bagi peserta sehingga sistem ini perlu terus disosialisasikan supaya semua pihak paham. Bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), rujukan online membantu FKTP memberikan rujukan yang tepat sesuai dengan kompetensi.

 

"Yang jelas antrian di FKRTL atau rumah sakit dapat berkurang karena petugas di rumah sakit tidak perlu mengentri ulang ke sistem dengan rujukan online ini. Diharapkan program rujukan online bisa terus berjalan lebih baik dan lancar, dan BPJS Kesehatan dapat terus menyosialisasikan program ini. Masyarakat juga diharapkan paham tentang kemudahan yang bisa didapat dari sistem rujukan online ini,” tutup Asih (FR/md).


File :