JKN-KIS Buka Akses Masyarakat Berobat ke Fasilitas Kesehatan

Penulis : Humas Dibaca : 254 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 13 Jan 2019 00:00:00

Jakarta (13/01/2019) - Siti Maryam, seorang ibu yang kesehariannya mengurus rumah dan anak-anak tidak menyangka bahwa dirinya mengidap penyakit jantung. Padahal tak ada riwayat keluarga yang pernah mengidap penyakit ini. Ia pun sempat pasrah tatkala penyakit yang selama ini tidak dirasa perlahan menghantuinya.

“Berawal dari sesak nafas, lalu jadi sedikit nyeri di dada. Saya bilang ke anak saya kalau ingin berobat ke dokter. Setelah ke dokter ternyata kata dokter saya kena gejala serangan jantung dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut. 

Ketika akan berobat ke rumah sakit, awalnya ia merasa tak yakin seluruh biaya pengobatannya bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan. ia pun sempat berpikir bagaimana jika ia dimintai biaya lagi ketika memeriksakan diri ke rumah sakit. Namun dukungan sang anak menguatkan langkahnya untuk pergi ke rumah sakit.

Setelah selesai memeriksakan dirinya ke rumah sakit, Ia  merasa terkejut ketika ternyata tak ditagihkan biaya sepeserpun oleh petugas rumah sakit.

"Sampai lemas kaki saya. Saya coba ke kasir untuk memastikan, ini benar saya tidak perlu bayar apa-apa? Kasirnya mengiyakan. Sampai akhirnya saya operasi jantung di Rumah Sakit Harapan Kita 2 tahun lalu dan sekarang saya berobat jalan di RSUD Koja menggunakan BPJS Kesehatan, tidak ada biaya apapun yang ditagihkan ke saya,” ucap Siti dengan suara bergetar menahan haru.

Siti merasa sangat terbantu dan mendapat pelayanan yang baik dari dokter di rumah sakit. Ia pun mengungkapkan rasa syukurnya atas hadirnya Program JKN-KIS dan berharap masyarakat lain juga dapat mendaftar menjadi peserta JKN-KIS supaya tidak takut berobat ke rumah sakit karena tidak ada biaya.

“Alhamdulillah setelah menjadi peserta JKN-KIS saya berani berobat dan telah menjalankan operasi sehingga sekarang jantung saya sudah membaik. Buat masyarakat lain yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, jangan takut tidak dijamin. Selama yakin sudah mengikuti prosedur yang benar, biayanya akan ditanggung. Tapi bagaimanapun juga, lebih enak sehat daripada sakit, jadi sebaiknya kita bisa sama-sama saling mengingatkan untuk jaga kesehatan,” pesan Siti.

Terakhir ia menghimbau agar masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri beserta keluarganya. "Hidup kita akan tenang jika sudah menjadi peserta JKN-KIS, makanya jangan tunda untuk mendaftar. Dengan JKN-KIS kita tidak takut untuk berobat,"  tutupnya.

 


File :