JKN–KIS Bantu Saya Melawan Tumor Paru-Paru

Penulis : Humas Dibaca : 180 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 09 Mar 2019 00:00:00

Watampone (11/03/2019) - Lebih dari 17 Tahun tersiksa akibat sakit pada bagian perut dan dada, Alimuddin (61) baru mengetahui bahwa ternyata terdapat infeksi dan tumor pada paru-parunya. Ditemui di Rumah Sakit Hapsah Watampone dirinya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena seluruh biaya pengobatannya ditanggung oleh program JKN-KIS.

 

Alimuddin adalah seorang kepala rumah tangga di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Dulu, ia bekerja sebagai supir bus dengan rute Bone – Soroako, namun sudah 11 tahun dia berhenti dari pekerjaannya tersebut lantaran penyakit yang dideritanya.

 

“Saya bekerja sebagai supir bus antar kabupaten sejak tahun 1974, waktu itu saya masih berumur 17 tahun. Selama lebih dari 30 tahun saya bekerja sebagai supir sampai kemudian harus berhenti karena sesak nafas dan sakit perut yang seringkali kambuh secara tiba-tiba. Meskipun berat untuk berhenti karena dari pekerjaan inilah saya menghidupi istri dan anak-anak, namun saya takut karena penyakit ini bisa membuat saya dan penumpang mengalami kecelakaan,” cerita Alimuddin.

 

Alimuddin baru mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit tumor paru-paru awal Februari yang lalu, dirinya dirujuk dari Puskesmas Dua Boccoe ke Rumah Sakit Hapsah. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di rumah sakit, hasil pemeriksaan menunjukkan kalau terdapat tumor serta infeksi pada paru-parunya.

 

“Saya dirawat di rumah sakit sejak tanggal 2 Februari, selama dirawat saya telah menjalani beberapa pemeriksaan. Dokter mengatakan kalau sudah memungkinkan saya akan dioperasi untuk pengangkatan tumor. Terima kasih kepada Program JKN-KIS yang telah menanggung seluruh biaya pengobatan, ini sangat membantu saya melawan penyakit ini,“ lanjut Alimuddin.

 

Andi Oddang, dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Hapsah menyatakan bahwa saat ini pasien dalam pemantauan kondisi kesehatan, apabila kondisi pasien sudah memungkinkan maka akan dilakukan operasi pengangkatan tumor agar tidak menjadi tambah parah.

 

Selama ini, Alimuddin tidak hanya diam saja membiarkan penyakit terus menyiksa dirinya. Ayah dari enam orang anak ini telah mendatangi semua pengobatan tradisional di Kabupaten Bone yang diketahuinya, namun usahanya tersebut belum mampu membuatnya sembuh dari penyakitnya. Hingga kemudian dirinya disarankan oleh tetangganya untuk mencoba pengobatan secara medis menggunakan kartu JKN-KIS yang dimilikinya.

 

“Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendaftarkan kami pada Program JKN-KIS, selama dirawat di rumah sakit kami tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Kami sadar bahwa kami tidak akan sanggup kalau harus membayar sendiri biaya pengobatan kami selama di rumah sakit,“ kata Alimuddin . (rw)



File :