Jadi Peserta JKN-KIS, Biaya Operasi Abses Hati Taufan Terjamin

Penulis : Humas Dibaca : 334 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 19 Apr 2019 00:00:00

Palu – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, Muhammad Taufan (26) penderita Abses Hati telah dirujuk ke Rumah Sakit  di Makassar dan telah selesai menjalani operasi tanpa harus mengeluarkan biaya.

 

Tidak ada yang tahu kapan kita akan mengalami sakit, yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan diri dengan selalu menjaga kesehatan dan tentunya memiliki jaminan perlindungan kesehatan yang bisa diperoleh dengan menjadi peserta JKN-KIS.

 

Seperti yang dialami Taufan yang sehari-harinya bekerja pada PT. Abadi Jaya Konstruksi Palu ini, ia tidak menduga jika akan mengalami sakit abses hati. Saat ditemui tim jamkesnews pada kamis (11/04) di kediamannya Taufan yang masih terbaring lemah di tempat tidur didampingi adiknya Rangga (19) bersedia memberikan testimoni terkait manfaat JKN-KIS yang begitu luar biasa dia rasakan.

 

Taufan berasal dari keluarga kurang mampu. Ibunya hanya seorang penjual makanan di kampung halamannya dengan keuntungan yang tidak seberapa. Taufan dibesarkan oleh ibunya seorang diri  karena ayahnya telah meninggal akibat kanker otak yang dideritanya. Taufan sendiri merupakan anak pertama dari enam bersaudara, adik-adiknya masih kecil dan bersekolah dari keuntungan berjualan makanan yang dilakukan ibunya.

 

”Awalnya saya menggigil panas dan berobat ke Puskesmas untuk diperiksa, saya pun diijinkan pulang setelah mendapat obat. Setelah beberapa hari ternyata sakitnya tak kunjung hilang dan saya mulai merasakan nyeri pada sekitar bagian dada sampai ke tulang belakang,” Tutur Taufan.

 

Dengan sakit yang sudah tidak tertahankan tersebut Taufan segera dilarikan ke Rumah Sakit. Setelah menyampaikan keluhan yang dia rasakan Taufan di rontgen  untuk mengetahui penyebabnya. Setelah hasil rontgen keluar ternyata Taufan menderita abses hati, di hatinya ada nanah sehingga dokter menyarankan untuk operasi.

 

Karena keterbatasan alat di Rumah Sakit Palu, Taufan dirujuk ke Makassar untuk operasi. Awalnya Taufan sempat bingung dengan biaya operasi yang nantinya harus dibayar,  namun ternyata semuanya ditanggung oleh program JKN-KIS sehingga Taufan pun dapat bernafas lega.

 

”Saya dioperasi pada kamis (04/04) di Rumah Sakit Stella Maris Makassar dan adik saya Rangga selalu mendampingi. Bersyukur sekali semuanya dapat berjalan lancar dan tanpa perlu keluar biaya,” tambahnya.

 

Dengan penuh haru Taufan pun melanjutkan ceritanya akan manfaat yang ia dapat dari program JKN-KIS. “Kalau saya tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pasti saya tidak berani berobat ke rumah sakit, apalagi sampai dirujuk ke Makassar untuk operasi. Ambulance dari rumah sakit di Palu ke Makasar juga gratis. Setelah operasi selesai saya masih di Rawat Inap di Rumah Sakit Stella Maris Makassar dan diijinkan pulang kembali ke Palu. Saya bersyukur dapat menjalani perawatan dan dapat tertangani dengan baik, sekarang ini saya akan fokus pada kondisi pemulihan kesehatan dan melakukan kontrol luka pasca operasi,” tutur Taufan.

 

“Program JKN-KIS harus terus dipertahankan, Saya sudah merasakan sendiri manfaatnya, luar biasa bagusnya. Saya tidak mampu membayar biaya pelayanan kesehatan tanpa ada JKN-KIS apalagi untuk biaya operasi,” Ungkapnya.

 

Rangga adik Taufan yang melihat kakaknya telah selesai  operasi mengucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS yang telah banyak membantu biaya pengobatan.

 

Menutup pembicaraan, sang adik pun berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri, agar terhindar dari penyakit karena adanya bakteri yang menyerang. (tt/vm)



File :