Presiden Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Sehat Hingga ke Daerah Perbatasan

Penulis : Humas Dibaca : 3531 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 17 Mar 2017 08:55:53

Kapuas Hulu : Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, membagikan Kartu Indonesia Sehat hingga ke Daerah Perbatasan. Kali ini  Presiden, Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan dan pejabat lainnya, menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Makanan Tambahan (PMT), dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada perwakilan penerima manfaat di halaman Kantor Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (16/3).

Agenda penyerahan KIS, KIP, PMT dan PKH dilakukan seusai Presiden dan rombongan meresmikan PLBN Terpadu Nanga Badau. Kunjungan kerja Presiden dimulai dengan berkunjung ke Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar. Kedatangan Presiden beserta rombongan di Bandara Pangsuma, Putussibau, Kapuas Hulu, disambut langsung Gubernur Kalimatan Barat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris mengungkapkan Pembagian KIS sampai dengan daerah perbatasan, merupakan wujud nyata bahwa Negara menjamin dan memungkinkan setiap Warga Negara Indonesia mendapatkan akses dan jaminan saat mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kita semua mengetahui bahwa Program JKN-KIS ini sendiri merupakan salah satu Program Prioritas Pemerintahan Presiden Jokowi-JK yang tercantum dalam Nawacita ke-5, yaitu Meningkatan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Program ini diharapkan mampu meretas jalan perubahan demi Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ujar Fachmi.

Menurut Fachmi, tahun 2017 ini menjadi titik krusial dalam menjaga kesinambungan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Berbagai langkah dilakukan BPJS Kesehatan agar program JKN-KIS dapat terus berjalan berkesinambungan, di antaranya melalui percepatan cakupan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dan peningkatan kolektabilitas iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan peserta mandiri.

 

Di tahun 2016, berbagai pencapaian telah didapatkan diantaranya rapor hijau dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yaitu 2 (dua) target akhir tercapai diantaranya (1) Terdistribusi Kartu Indonesia Sehat 100%, tercapainya jumlah fasilitas kesehatan (Faskes) yang bekerjasama sebanyak 88% dari taget yang diberikan pemerintah yaitu 70%.

Hingga 10 Maret 2017, jumlah peserta JKN-KIS sudah mencapai 175.229.402 jiwa. BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan kurang lebih 20.725 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas, Klinik Pratama, Dokter Prakter Perorangan, dll) dan 5.253 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (Rumah Sakit, Apotek, Lab dll)  yang tersebar di seluruh Indonesia.

 


File :