Gotong Royong Dalam JKN-KIS, Wujud Indonesia Kerja Bersama

Penulis : Humas Dibaca : 295 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 17 Aug 2017 09:32:44
Jakarta (17/08/2017): Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, seluruh jajaran Direksi, Dewan Pengawas dan Duta BPJS Kesehatan  melaksanakan upacara pengibaran bendera di masing-masing kantor BPJS Kesehatan seluruh Indonesia. 

“Sebagai sebuah Bangsa, kita memiliki tujuan bernegara. Dalam usia 72 tahun Indonesia merdeka, saya mengingatkan kembali kepada kita semua bahwa salah satu tujuan dari kita merdeka adalah memajukan kesejahteraan umum. Disinilah peran penting dari BPJS Kesehatan yang mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), guna meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui suatu Jaminan Kesehatan. Dalam perjalanan 3,5 tahun beroperasi, BPJS Kesehatan nyatanya telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam Pidato Kelembagaan memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Halaman Gedung Kantor Pusat BPJS Kesehatan (17/08).

Fachmi menambahkan, selaras dengan prinsip penyelenggaran program JKN-KIS gotong royong, hal tersebut juga merupakan wujud dari kerja bersama seluruh bangsa Indonesia. Semangat gotong royong dan kerja bersama ini  juga akan diimplementasikan seluruh Duta BPJS Kesehatan dalam pencapaian Tiga Fokus Utama BPJS Kesehatan di tahun 2017, yaitu Sustainabilitas Finansial, Kepuasan Peserta, dan Menuju Cakupan Semesta, yang telah dijabarkan dalam program dan strategi dengan target capaian terukur. 

Dalam usia ke 72 tahun kemerdekaan RI, Fachmi Idris mengajak  seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder terkait dapat bekerja bersama-sama mendorong tercapainya cita-cita bersama terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera salah satunya melalui Program JKN-KIS. Sebagaimana kita ketahui bersama, Program JKN-KIS adalah cara Negara untuk hadir memberikan pembangunan yang berkeadilan di bidang kesehatan bagi seluruh rakyatnya.

“Kerja besar membangun bangsa Indonesia yang sejahtera melalui Program JKN-KIS yang berkualitas, tidak mungkin dilakukan seorang diri, melainkan dengan dukungan kekuatan dari seluruh lapisan organisasi BPJS Kesehatan. Program JKN-KIS merupakan manisfestasi dari aksi kolektif, kolaboratif, dan konstruktif dari seluruh elemen. Artinya, program ini  harus dikerjakan secara bersama-sama, bergotong royong dan bahu membahu dari seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal,” papar Fachmi.

Implementasi program JKN-KIS yang baru 3,5 tahun, nyatanya program ini tidak hanya berdampak terhadap pelayanan kesehatan, tetapi juga perekonomian. Kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar 152,2 triliun dan di tahun 2021 bisa mencapai 289 triliun. Program ini meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai 2,9 tahun.

File :