Pasien Rawat Jalan RS Mergono Soekarjo Kini Tak Perlu Antri

Penulis : Humas Dibaca : 1406 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 12 Mar 2018 00:00:00
Purwekerto (12/03/2018)  - Memasuki tahun ke-5 pelaksanaannya, program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan telah banyak memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya itu, program ini juga memberikan dampak positif terhadap kemajuan sistem kesehatan di Tanah Air. 

Program JKN-KIS juga mendorong berkembangnya inovasi atau terobosan -terobosan baru dalam layanan kesehatan di Indonesia, yang sebelumnya belum pernah ada. Misalnya, terobosan untuk memangkas antrian di rumah sakit oleh RS Margono Soekarjo melalui sistem antrian online.

Untuk menghindari antrean panjang pendaftaran pasien rawat jalan, RSUD Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto membuat terobosan dengan meluncurkan sistem pendaftaran pasien secara online. Pasien rawat jalan dapat melakukan pendaftaran satu minggu sebelum tanggal pemeriksaan. Pasien yang akan melakukan pendaftaran online dapat mengaksesnya melalui website resmi rumah sakit, yakni di http://www.rsmargono.go.id/registrasi-online/  dan aplikasi berbasis Android RSMS Online.

"Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan rumah sakit. Dengan penerapan sistem ini, dapat memangkas waktu antrean dan meningkatkan kepastian pelayanan bagi pasien. Selama ini pasien dari luar kota harus datang pukul 05.00 untuk mengambil nomor antrean," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Kerjasama RS Margono Soekarjo Nanik Harjanti dalam seminar Nasional Auditorium Ukhuwah Islamiah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (10/03)

Menurut dia, dalam sehari RSMS biasa melayani sekitar 750-900 pasien rawat jalan dari berbagai wilayah seperti Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen. Bahkan banyak juga pasien dari Jateng bagian barat seperti Pemalang, Tegal, dan Brebes serta wilayah perbatasan Jawa Barat, seperti Banjar dan Ciamis.

"Jumlah pasien yang banyak menyebabkan antrean padat, walaupun saat ini antrean dibuka pukul 06.00. Namun pasien rujukan dari kabupaten yang jaraknya lebih dari 30 km, harus datang pukul 05.00 untuk mengambil nomor urut, bahkan ada yang mengantre sejak pukul 04.00," ujarnya.

Pasien yang melakukan registrasi online akan mendapatkan nomor antrean dan waktu yang ditetapkan untuk datang melalui email atau SMS. Sistem tersebut diberlakukan bagi seluruh pasien rawat jalan. 

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, keberhasilan program JKN-KIS tidak bisa lepas dari dukungan fasilitas kesehatan mitra kerja BPJS Kesehatan, termasuk di dalamnya para tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun para petugas atau pegawai kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP ), seperti puskesmas, klinik pratama atau swasta dan dokter praktik perorangan maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya karena telah melayani peserta JKN-KIS dengan baik, melakukan inovasi, sesuai dengan amanat Presiden Jokowi yang menjadi tantangan saat ini adalah mengoptimalkan pelayanan, di rumah sakit,” ujar Fachmi Idris. 

File :