Sukses UHC di Cirebon, Bandung dan Sukabumi, BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan dari Markplus

Penulis : Humas Dibaca : 500 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 20 Apr 2018 00:00:00
Bandung, 20/04/2018 : BPJS Kesehatan terpilih sebagai nominator Industry Marketing Champion Bandung 2018 untuk sektor Insurance dalam ajang penghargaan Industry Marketing Champion dan Marketeer of The Year Bandung 2018 yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc bekerja sama dengan Marketeers dan Indonesia Marketing Association (IMA) pada tanggal 19 April 2018 di Grand Mercure Hotel Bandung.

Penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh pemasaran di kota-kota besar di Indonesia yang telah menunjukan “Marketing Spirit” yang tinggi, serta mampu memberi dampak yang besar pada kinerja bisnis perusahaan dan masyarakat secara luas. Tokoh-tokoh tersebut dinilai juga telah berhasil membawa dampak positif signifikan khususnya terhadap kinerja perusahan dimana yang bersangkutan berkarya maupun terhadap masyarakat luas pada umumnya.

Salah satu strategi pemasaran yang digunakan BPJS Kesehatan yaitu dengan membangun dan meningkatkan sinergi seluruh stakeholder untuk membangun mindset bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah milik bersama, sebagai upaya mempercepat capaian Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Jawa Barat

Hal tersebut dapat dilihat pada capaian kepesertaaan BPJS kesehatan yaitu dengan adanya penambahan peserta baru selama tahun 2017 sebanyak 2.486.099 di Provinsi Jawa Barat dan 1.589.490 (22 kab/kota) untuk wilayah kerja Kedeputian Wilayah Jawa Barat. Dan integrasi Jamkesda ke Program JKN-KIS untuk seluruh kota/kab di Wilayah Kedeputian Jawa Barat (22 kab/kota) sejumlah 1.506.020 jiwa pada tahun 2017, serta pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dengan kepesertaan lebih dari 95 % populasi penduduk untuk Kota Cirebon, Kodt Bandung dan Kota Sukabumi s.d 1 April 2018.

“Capaian yang kami raih ini tidak lepas dari dukungan dan peran serta Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota serta Stake holder di Wilayah Jawa Barat’’ Ujar Deputi Direksi Wilayah Jawa Barat, Mohammad Edison. (BS/js)

File :