Persalinan Aman dan Lancar dengan JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 7852 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 12 May 2018 00:00:00
Sampit (12/05/2018) : Kelahiran buah hati memanglah saat yang paling dinanti oleh semua orang, apalagi kelahiran yang dinanti adalah anak pertama yang akan melengkapi bahtera rumah tangga. Seorang ibu akan selalu menjaga buah hatinya sejak masih dalam kandungan sampai dengan persalinan. Persalinan yang aman tentunya harus dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten untuk membantu proses persalinannya agar persalinan lancar dan aman, persalinan bersama tenaga medis (bidan) bisa mengurangi resiko akibat persalinan.

Damiati yang dalam sapaan sehari-hari dipanggil Ida adalah pegawai BPJS Kesehatan Kabupaten Korawaringin Barat. Sebagai pegawai BPJS Kesehatan tentunya Ida paham betul mengenai regulasi, aturan dan prosedur program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Wanita asal Lamongan ini memilih persalinan dikampung halamannya di Desa Nguwok Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Dengan memilih Bidan Praktik Swasta (BPS) yang merupakan Bidan Jejaring yang bisa melayani peserta program JKN-KIS di Kabupaten Lamongan. Persalinan dilakukan di Klinik Bidan Insulami Lamongan karena memang selain berada di kampungnya, juga dekat dari tempat tinggal Ida.

"Dari awal memang saya lebih pilih persalinan normal. Untungnya dokter yang memeriksa juga menyetujui hal tersebut karena memang secara indikasi medis kelahiran bayi saya bisa dilakukan secara normal. Sebagai peserta JKN-KIS, saya nggak ragu memanfaatkan JKN-KIS untuk bersalin," ucapnya.

Menurut Ida persalinan di Bidan Insulami terbilang memuaskan. Selain bidannya sabar dan ramah, fasilitasnya pun cukup lengkap sehingga proses persalinan yang seharusnya menegangkan pun menjadi nyaman. Ida juga menjelaskan bahwa biaya persalinan normalnya semua dibiayai sesuai dengan ketentuan yang ada alias gratis.

“Bidannya sangat bersahabat dan sabar sehingga saya gak tegang, persalinan normal saya menggunakan Kartu JKN-KIS. Pelayanannya juga memuaskan dan persalinan saya di-cover oleh program JKN-KIS. Ini pengalaman saya yang luar biasa menurut saya. Biasanya saya membantu peserta lain memperoleh pelayanan JKN-KIS, sekarang gantian saya yang dilayani,"  tutur Ida sambil tertawa.

Ida juga mengajak masyarakat yang belum mendaftar agar segera mendaftar dan apabila sakit bisa merasakan sendiri manfaatnya, karena dengan mengikuti program JKN-KIS masyarakat sudah tolong menolong dan bergotong royong dalam membantu sesama lewat iuran JKN-KIS.

"Semoga program ini terus berkesinambungan sehingga masyarakat Indonesia semakin banyak yang berpartisipasi dan dapat merasakan manfaatnya yang benar-benar luar biasa," ucap Ida.

File :