Pelayanan Administrasi Lebih Cepat Dengan Rujukan Online

Penulis : Humas Dibaca : 505 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 18 Oct 2018 00:00:00

Makale (18/10/2018) – Untuk menjawab tantangan zaman modern ini, BPJS Kesehatan mengembangkan suatu inovasi sistem berbasis teknologi informasi berupa rujukan online yang diujicobakan pada tanggal 15 Agustus 2018 s.d. 31 Oktober 2018. Sistem ini dibuat untuk mengoptimalkan peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Belum lama sistem ini dijalankan, sejauh ini sudah menuai pujian dari berbagai pihak termasuk diantaranya petugas kesehatan maupun peserta JKN-KIS yang merasakan langsung manfaat dari adanya sistem rujukan online. Manfaat yang dapat dirasakan langsung yaitu pelayanan administrasi yang semakin cepat dan mudah dilakukan, kepastian untuk dapat pelayanan kesehatan di FKRTL, dan masih banyak lagi.

 

“Untuk rujukan online ini saya nilai bagus karena ada tanggal tertera di rujukan jadi pasien bisa langsung tahu batas berlakunya rujukan sampai kapan, karena kadang ada pasien yang lupa kapan batas berlakunya rujukan sehingga datang kembali ke FKTP untuk memperbaharui rujukannya padahal masih berlaku,” ujar Clemens tenaga kesehatan Puskesmas Makale Utara.

 

Dibanding dengan rujukan manual, rujukan online ini memang dapat lebih memberikan kepastian kepada peserta JKN-KIS mengenai ketersediaan dokter yang berada di rumah sakit, jarak rumah sakit, dan kompetensi dokter sehingga tidak terjadi kesalahan rujukan pada peserta.

 

“Sampai saat ini kendala yang kami alami selaku  pihak FKTP berupa jaringan komunikasi dan data (jarkomdat) yang bermasalah, terkadang jaringan data internet kami disini agak tersendat, kadang juga sama sekali tidak ada koneksi, jadi beberapa ada yang kami berikan rujukan manual.” ujar Clemens menambahkan.

 

Sehubungan dengan masih barunya sistem rujukan online ini memang tak luput dari berbagai kendala salah satunya kendala terkait FKTP yang mengalami kesusahan mendapatkan jarkomdat. Oleh sebab itu, BPJS Kesehatan masih terus berusaha untuk dapat meningkatkan dan lebih mengembangkan lagi sistem ini agar ke depannya dapat semakin baik dan meningkatkan kepuasan peserta JKN-KIS.

 

“Saya senang adanya sistem rujukan yang online ini jadi lebih mudah, karena pasien juga senang dengan rujukan online ini, kalau ada yang lupa kertas rujukannya, bisa telpon dan langsung dicek nomor rujukan, langsung datanya muncul di rumah sakit, jadi pasien tidak repot bolak-balik lagi. Jadi, ke depannya saya harap lebih ditingkatkan lagi karena kan masih baru juga jadi wajar kalau ada sedikit kendala namanya juga sistem,” tutup Clemens. (MS/ND)


File :