Sedia Payung Sebelum Hujan, Daftar Menjadi Peserta JKN KIS Sebelum Sakit

Penulis : Humas Dibaca : 1250 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 09 Dec 2018 00:00:00

Sorong (9/12/2018) - BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang diberi amanah oleh undang-undang untuk mengolola Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Agar program tersebut dapat berjalan dengan baik maka diperlukan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dukungan dari masyarakat yang telah menjadi peserta JKN-KIS dengan rutin membayar iuran dan tepat waktu.

 

Merlin Tigori (51) adalah salah satu peserta JKN-KIS yang tinggal di Kampung Wermit, Distrik Teminabuan. Sehari-harinya ia berprofesi sebagai pedagang dan dikenal cukup aktif dalam menginformasikan Program JKN-KIS di wilayah Teminabuan. Saat ditemui tim Jamkesnews di rumahnya pada Kamis (06/12), Merlin pun tak segan menceritakan pengalamannya tentang Program JKN-KIS.

 

“Saya sangat terbantu dengan adanya program ini dan saya tidak merasa keberatan jika harus mengikuti alur rujukan dari Puskesmas baru ke rumah sakit. Dengan begitu, saya rasa pasien jadi tidak menumpuk di rumah sakit. Saya juga sering mengajak keluarga dan teman-teman saya untuk segera mengurus kartu JKN-KIS karena sangat bermanfaat. Saya selalu bilang, pokoknya urus sekarang, jangan tunggu sampe sakit dulu,” ungkap Merlin.

 

Merlin menambahkan, layaknya sedia payung sebelum hujan, mendaftar menjadi peserta JKN KIS sebelum sakit itu sangat penting. Masih ada orang yang mengurus kartu JKN-KIS pada saat dilanda sakit, padahal menurutnya hal tersebut akan sangat merepotkan.

 

“Di usia tua seperti sekarang ini, penyakit sering datang. Jadi mesti selalu sedia kartu JKN-KIS dan harus aktif statusnya. Yang usianya muda pun gak tau kapan akan sakit kan, bisa jadi besok atau lusa tiba-tiba sakit dan membutuhkan pengobatan. Saya juga sering mengingatkan anak dan keluarga saya untuk tidak lupa membayar iurannya, soalnya repot kalau sudah mau berobat ternyata kartunya tidak aktif karena menunggak," tambah Merlin.

 

Semenjak menjadi peserta JKN-KIS, Merlin sangat merasakan manfaatnya, dia tidak perlu lagi khawatir apabila dirinya dan keluarganya dilanda sakit karena sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS. Bahkan sekalipun harus membayar iuran setiap bulan, ia tidak keberatan karena iuran yang dia bayarkan juga untuk menolong sesama.

 

“Saya tidak keberatan walaupun harus membayar iuran setiap bulan, itu kan kewajiban peserta. Selain itu karena uang iuran yang saya bayarkan bermanfaat untuk menolong peserta JKN-KIS yang sedang sakit, jadi ibaratnya torang (kita) saling membantu," tutup Merlin di akhir wawancara. (TR/iy)


File :