Purnomo : Walau Sehat Tak Pernah Mau Telat Bayar Iuran JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 438 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 06 Jul 2019 10:31:00

Magelang, Jamkesnews –  Menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan kewajiban bagi seluruh penduduk Indonesia dan sangat bermanfaat. Demikian yang senantiasa disampaikan Purnomo (65) kepada orang-orang sekitarnya.

“Saya telah mengikuti Program JKN-KIS ini sejak tahun 2015 dan alhamdulillah selama ini selalu sehat,” katanya saat ditemui tim Jamkesnews di sela-sela kesibukannya menjaga warung makan miliknya, Kamis (27/06).

Purnomo  bersama istrinya mengelola sebuah warung makan kecil di tepi  jalan yang berada di Daerah Ponggol Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Sebagian penghasilannya dia gunakan untuk membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya.

“Usaha kami lumayan menghasilkan walaupun tidak terlalu berlebih, sehingga dengan pendapatan ini saya bisa rutin membayar iuran JKN-KIS setiap bulan tanpa putus. Rezeki itu selalu ada. Agar iurannya tidak terasa berat, maka kami tidak pernah mau telat bayar iuran. Sampai sekarang kami tidak pernah menunggak lho karena kami sadar iuran yang dibayarkan ini pasti akan dibutuhkan untuk membiayai pengobatan peserta lain yang sedang sakit. Dan sebaliknya, jika sewaktu-waktu kami sakit maka kami juga membutuhkan pertolongan peserta JKN-KIS yang sehat dan membayar iuran tepat waktu. Tapi alhamdulillah selama ini kami tetap sehat,” tambahnya sambil tersenyum.

Sebagai pemilik usaha warung makan, ia menyampaikan masih ada saja dari para pelanggannya yang belum mendaftar sebagai peserta JKN-KIS. Ini diketahui  Purnomo saat berbincang dengan pelanggannya tersebut. Hal ini sangat disayangkan karena jika sewaktu-waktu sakit tidak ada jaminan kesehatan yang dapat melindungi mereka. 

“Masih ada pelanggan warung saya yang belum memiliki kartu JKN-KIS ini, mereka kurang sadar akan pentingnya jaminan kesehatan. Padahal ujung-ujungnya mereka pasti akan butuh JKN-KIS juga karena sakit datangnya bisa secara tiba-tiba tanpa kita duga, biayanya juga sangat mahal. Kalau belum jadi peserta JKN-KIS pasti akan repot dan merugikan diri sendiri,” ungkapnya.

Purnomo sering menyarankan kepada masyarakat yang belum memiliki KIS agar segera mendaftar jangan sampai menunggu sakit, karena program ini sangat banyak manfaatnya baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Di akhir pembicaraan dia berpesan kepada seluruh peserta JKN-KIS agar selalu membayar iuran secara rutin  setiap bulan agar kartu selalu aktif dan dapat dimanfaatkan jika sakit.

"Kalau kita sehat dan rajin bayar iuran, iuran tersebut bisa  menjadi ladang amal ibadah bagi kita," tutupnya. (ma/wt)


File :