BPJS Kesehatan Pasuruan Sosialisasikan Versi Terbaru dari e-Dabu

Penulis : Humas Dibaca : 709 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 25 Jul 2019 10:14:00

Pasuruan, Jamkesnews - Tak mau kalah beken dengan aplikasi lain, kini e-Dabu hadir dengan kecanggihan yang berbeda. Dilansir dari versi teranyar, aplikasi besutan BPJS Kesehatan ini jauh lebih modern dari versi sebelumnya. Perubahan mayor dilakukan demi menghadirkan versi 4.2. Mengusung kemudahan dan kenyamanan dari sisi pengguna, penerapan user interface dan user experience turut diperbarui pada e-Dabu 4.2.

Hal ini terlihat dari tampilan aplikasi yang lebih sederhana namun dibalut dengan desain elegan dan tambahan fitur di dalamnya. User interface sendiri berhubungan dengan bagaimana pengguna mengontrol dan mengoperasikan aplikasi melalui tatanan grafisnya. Secara keseluruhan user interface lebih terfokus pada sebuah tampilan. Sedangkan pada user experience fokus utamanya adalah perasaan pengguna saat menggunakan produk tersebut.

Dengan adanya pembaruan tersebut, BPJS Kesehatan Pasuruan gerak cepat dalam sosialisasi kepada para badan usaha. Bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Cabang Pasuruan, sosialisasi hari ini, Rabu (24/07) dihadiri oleh 11 badan usaha. Mereka antusias dengan segala penjelasan yang diberikan. Di temui pasca kegiatan, Anang Cahyono selaku Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan (PPK) Cabang Pasuruan menjelaskan pentingnya sosialisasi hari ini.

“Agenda hari ini selain silaturahmi juga untuk sosialisasi e-Dabu yang baru. Setelah yang terakhir 3.1 sekarang sudah versi 4.2. Ada banyak sekali perubahan yang dihadirkan salah satunya fitur pencetakan KIS (Kartu Indonesia Sehat) Digital yang sebelumnya hanya menampilkan e-ID,” terang Anang.

Lebih lanjut, Anang juga menjabarkan fitur apa saja yang dihadirkan dalam versi 4.2 ini. Selain adanya fitur pencetakan KIS Digital tadi, masih ada belasan fitur yang tak kalah penting lainnya.

“Yang pertama ada soal perubahan data yang langsung terproses ke dalam masterfile. Ada juga rincian tagihan iuran pada bulan berjalan dan satu bulan sebelumnya. Selain itu, ada fitur penambahan pekerja baru yang belum pernah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) serta penambahan anggota keluarga yang sudah terdaftar pada NIK dengan hasil inquery Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil).

Selain itu, terdapat penambahan fitur lain dalam aplikasi ini, ada penggabungan anggota keluarga menjadi tanggungan PPU BU (Pekerja Penerima Upah Badan Usaha) dengan syarat nomor Kartu Keluarga sama sebelum dan sesudah dilakukan penggabungan. Selanjutnya ada fitur tentang perubahan peserta dari segmen PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBN/APBD menjadi PPU BU.

"Selanjutnya, perubahan segmen PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) menunggak menjadi PPU BU. Ada juga soal mutasi peserta dan anggota keluarga PPU BU baik yang aktif maupun tidak untuk menjadi PPU BU lainnya. Tentunya ini melalui penonaktifan terlebih dahulu dari PPU BU awal. Ada juga fitur perubahan gaji pekerja hingga penonaktifan peserta PPU BU baik untuk per pekerja maupun kolektif. Penonaktifan kolektif dilakukan bilamana data pekerja mencapai 25 orang sehingga dilakukan upload excel. Yang terakhir ada perubahan tampilan dari e-ID menjadi KIS Digital,” pungkasnya. 

Sementara itu, salah seorang peserta sosialisasi mengaku senang dengan kegiatan hari ini. Adalah Sofan, seorang pekerja dari PT Baujeng Plywood Bernas yang berkesempatan ditemui tim Jamkesnews siang tadi.

“Kegiatan yang amat baik menurut saya karena kami dibekali ilmu baru dari penggunaan e-Dabu yang baru. Untuk versi sekarang tampilannya lebih keren, selain banyak tambahan fitur di dalamnya. Dengan aplikasi semacam ini tentu memudahkan kami dalam pengurusan pegawai untuk kepesertaan JKN-KIS. Gak lagi bolak-balik ke sini (Kantor BPJS Kesehatan, red) sudah bisa diakses lewat kantor kami. Saya ucapkan terima kasih karena kami sudah difasilitasi kegiatan seperti ini. Tentu masih banyak fitur yang harus kami pelajari karena sebenarnya bermanfaat sekali,” ungkapnya. (ar/vn)


File :