Beramal Dari Iuran JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 392 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 09 Aug 2019 09:10:33

Sangihe, Jamkesnews - Agenos Tamalumu (53), adalah seorang Kepala Seksi Pengeluaran Kas di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sejak tahun 2002 beliau sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang artinya sudah 17 tahun Genos, nama sapaannya, telah dipotong gajinya untuk iuran asuransi kesehatan dari mulai PT. Askes (Persero) sampai dengan transformasi menjadi BPJS Kesehatan.

Genos bertugas setiap bulannya memotong dan menyetor 2% dan 3% gaji ASN untuk pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sehingga beliau paham betul berapa banyak potongan gaji ASN untuk pembayaran iuran JKN-KIS. 

“Saya sudah lama jadi ASN, tapi bersyukur sekali saya tidak pernah sakit jadi saya tidak pernah memakai Kartu Indonesia Sehat untuk berobat baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun Tingkat Lanjutan. Walaupun demikian saya tidak pernah merasa keberatan dan tidak merasa rugi walaupun ada pemotongan iuran pada gaji saya, justru saya sangat bersyukur karena diberi kesehatan oleh Tuhan," ujar Genos kepada Tim Jamkesnews, Selasa (06/08).

BPJS Kesehatan selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nasional yang diamanahkan oleh Undang-Undang untuk menjadi pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional, mempunyai tugas yang sangat berarti dan penting bagi masyarakat Indonesia dengan beraneka ragam agama, suku dan budaya yang berasal dari kota-kota besar sampai daerah terpencil sekalipun.

"Tanpa disadari, iuran yang rutin kita bayarkan setiap bulannya secara otomatis sudah diamalkan untuk saudara-saudara kita yang memerlukan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan menggunakan JKN-KIS. Kita yang sehat bagaimana? ya bersyukur diberi nikmat sehat, kan lebih baik kita sehat dan tidak pernah gunakan kartu tersebut untuk berobat, jadi apakah kartu kita mubadzir??? tidak. Perlu diingat juga bahwa sehat itu bisa datang kapan saja, mempunyai perlindungan jaminan kesehatan JKN-KIS ini menjadi hal yang sangat penting untuk seluruh masyarakat. Oleh karenanya lebih baik segera daftar jadi pesertanya dan jangan lupa membayar iurannya,” tutup Genos. (RP/iu)


File :