Milenial Aceh Gunakan Mobile JKN

Penulis : Humas Dibaca : 338 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 09 Sep 2019 07:47:28

ÍBireuen, Jamkesnews – "Milenial nggak gaul namanya kalau nggak punya Mobile JKN di handphone,” begitulah seruan dara Aceh bernama Tia Mauliza saat berbincang dengan Jamkesnews, Kamis (29/08).

Gadis yang akrab disapa Tia ini terdaftar sebagai tanggungan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Menjadi remaja milenial menjadikannya kerap mencari cara-cara instan untuk menyelesaikan dan memenuhi kebutuhannya, termasuk persoalan jaminan kesehatan. Salah satunya layanan instan yang bisa ia akses melalui aplikasi Mobile JKN.

Disadari atau tidak, kemudahan dan kecanggihan teknologi menjadikan berbagai kebutuhan manusia nyaris tak terlepas dari penggunaanya. Terlebih bagi generasi milenial seperti Tia yang cenderung menempatkan gadget sebagai kebutuhan primer dalam kesehariannya. Sebagai milenial berusia 18 tahun yang tengah mengenyam pendidikan di tingkat universitas, Tia mengakui bahwa ia tak bisa keluar rumah tanpa membawa serta handphone miliknya.

“Kalau keluar rumah lupa bawa HP, saya pasti balik lagi, tapi kalau ketinggalan dompet ya hana masalah (tidak masalah-red),” ujar Tia santai.

Maka dari itu Tia sangat antusias dan terpukau dengan kemudahan yang ditawarkan aplikasi Mobile JKN. Dengan adanya Mobile JKN, Tia merasa terbantu untuk tak perlu lagi repot membawa banyak kartu penting saat berpergian. Cukup membawa handphone, semua layanan JKN-KIS dapat diaksesnya.

“Saya nggak suka yang ribet-ribet, apalagi kalau harus bawa banyak kartu di dalam tas. Makanya kalau kartu-kartu sering kali saya tinggalkan saja di rumah, yang saya bawa kemana-mana ya HP ini. Dengan Mobile JKN, identitas JKN-KIS bisa saya tunjukkan langsung kalau mau berobat melalui aplikasi ini, semua ada dalam genggaman,” ungkap Tia sembari menunjukkan fitur kartu peserta di handphone miliknya.

Lebih lanjut tia pun menuturkan bahwa Aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta JKN-KIS, terlebih bagi peserta seusianya yang sehari-hari tak lepas dari gadget.

“Ya sangat praktis sekali, bisa dipakai untuk cek kartu kita aktif atau nggak, bisa cek riwayat pelayanan kesehatan juga, apalagi kita bisa lakukan pindah tempat berobat sendiri dengan super easy tanpa harus repot datang ke kantor BPJS Kesehatan, dan untuk peserta mandiri bisa ngecek tagihan iuran juga katanya. Semoga ke depannya BPJS Kesehatan terus berkembang dan lebih baik lagi dalam memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat Indonesia,” katanya. (hf/pm)


File :