Sakit Tidak Perlu Khawatir, Ada JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 395 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 06 Oct 2019 08:12:00

Ampana, Jamkesnews -  Eni Kunding (37) merupakan warga yang tinggal di Kecamatan Ratolindo. Eni  adalah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN. Ia menuturkan sudah kurang lebih 3 tahun ia sekeluarga mendapatkan kartu JKN-KIS ini dari Kantor Desa. Bisa dibilang keluarganya masuk dalam golongan tidak mampu. Sehari-harinya ia seorang ibu rumah tangga sementara suaminya adalah petani kebun. Eni sudah sempat menggunakan kartu JKN-KIS saat ia melahirkan dan saat suaminya sakit.

“Saya melahirkan tahun lalu bulan Oktober di Puskesmas Ampana Timur. Saya melahirkan normal dan sama sekali tidak diminta bayar saat menunjukkan kartu JKN-KIS ini,” kata Eni.

Lebih lanjut ia juga menceritakan manfaat JKN-KIS yang dirasakan sang suami. “Suami saya juga pernah di rawat di Rumah Sakit dan berobat jalan selama 6 bulan di Rumah Sakit namun tidak pernah bayar karena dijamin sempenuhnya oleh JKN-KIS,” tambah Eni.

“Sebelum kami mendapatkan kartu JKN-KIS ini, walaupun kami ada yang sakit, saat itu kami takut datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit karena memikirkan harus punya uang untuk biaya berobatnya.  Suami saya hanya petani kebun dan saya hanya Ibu Rumah Tangga, penghasilan kami sehari-hari hanya untuk mencukupi kebutuhan kami untuk makan. Kalau untuk berobat kami tidak punya uang lebih. Tapi alhamdulilah setelah kami mendapatkan kartu JKN-KIS ini dari pemerintah, kami bisa gunakan untuk berobat di puskesmas dan rumah sakit sesuai prosedur, dan kami tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun,” jelas Eni dengan wajah tersenyum.

Saat diwawancarai tim jamkesnews Eni  sedang membawa anaknya yang sakit berobat di puskesmas Ampana Timur (29/09). Sambil menunggu giliran diperiksa dokter, tim Jamkesnews melanjutkan mewawancarai Eni.

“Puskesmas ini sudah baik, petugasnya ramah, ada dokternya yang memeriksa dan kami mendapatkan obat sesuai resep tanpa diminta bayar sepeserpun, ikuti saja prosedurnya, gak sulit,” lanjut Eni.

Terakhir Eni mengungkapkan harapannya terhadap program JKN-KIS. “Semoga program pemerintah ini terus ada dan kami bisa dapat terus merasakan pengobatan secara gratis ini jika sewaktu-waktu sakit. Ya mudah-mudahan sehat terus. Terima kasih untuk pemerintah yang sudah memberikan kartu JKN-KIS untuk kami gunakan berobat,” tutup Eni. (uk/jh)


File :