BPJS Kesehatan Bentuk Komitmen Penerapan Sistem Antrean Elektronik Di FKTP

Penulis : Humas Dibaca : 305 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 10 Feb 2020 08:58:35

Sumedang, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Sumedang mengajak seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama FKTP) se Kabupaten Subang untuk menyosialisasikan sistem antrean elektronik yang dapat diterapkan di wilayah kerja masing-masing, Selasa (04/02). Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai salah satu moment untuk lebih mengedukasi dan menginformasikan kepada seluruh FKTP seluruh inovasi yang diciptakan dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS.

Kepala Bidang terkait BPJS Kesehatan Cabang Sumedang Rise Gurtikayani mengemukakan bahwa sistem antrean elektronik tersebut dimaksudkan dalam rangka memberikan kepastian pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Bagi mereka yang ingin mengakses pelayanan kesehatan di FKTP, sudah tidak perlu menunggu lama-lama untuk mengambil nomor antrean, karena sudah dapat dilakukan pada aplikasi antrean elektronik yang telah diintegrasikan pada aplikasi Mobile JKN.

“Kita sebagai badan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat tentu penting untuk menyampaikan program positif yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia, terutama peserta JKN-KIS. Dengan adanya berbagai inovasi yang diciptakan, tentu masyarakat harus terpapar agar mereka mengetahui dan bisa merasakan kemudahan tersebut,” kata Rise.

Dirinya menambahkan bahwa hingga saat ini, seluruh FKTP di wilayah Kabupaten Subang sudah menerapkan sistem antrean elektronik. Ia juga mengatakan bahwa seluruh duta BPJS Kesehatan dengan dibantu para stakeholder lain untuk bersama-sama memberikan informasi tentang kemudahan tersebut kepada masyarakat.

“hingga saat ini, seluruh wilayah Kabupaten Subang sudah meerapkan sistem antrean elektronik dan kami juga masih memberikan informasi tersebut kepada masyarakat. Tentu kami juga mengharapkan adanya dukungan dari para stakeholder untuk bersama-sama membantu mengedukasi kepada masyarakat, agar mereka dapat mengetahui inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh mereka,” tambah Rise.

Dengan adanya sistem antrean elektronik tersebut mendapat respon positif dari salah satu peserta JKN-KIS. Menurutnya, dengan adanya inovasi yang diciptakan oleh Program JKN-KIS, dirinya dimudahkan apabila ingin berobat ke rumah sakit maupun Puskesmas. Sudah tidak perlu antre berlama-lama hingga mendapatkan nomor antrean, kini semua bisa dilakukan di rumah dengan mengakses aplikasi sistem antrean elektronik yang telah diintegrasi oleh aplikasi Mobile JKN.

 “Alhamdulillah dengan sistem antrean elektronik, kami diberi kemudahan dalam melakukan pendaftaran pelayanan kesehatan. Biasanya kami harus antre terlebih dahulu untuk melakukan pendaftaran, namun dengan adanya sistem antrean elektronik ini kami tidak harus lama menunggu untuk pendaftaran. Terima kasih BPJS Kesehatan dan FKTP dengan sistem antrean elektronik ini sangat bermanfaat dan memberikan kemudahan," ungkap Nunung.

Terakhir Nunung berharap seluruh fasilitas kesehatan menerapkan sistem antrean elektronik ini, aa juga berpesan kepada peserta JKN-KIS untuk segera secepatnya seluruh FKTP diterapkan sitem antrean elektronik karena  banyak  manfaat yang telah dirasakannya oleh masyarakat. kh/ak.


File :