Aplikasi Mobile JKN Tuai Pujian Dari Ramona

Penulis : Humas Dibaca : 209 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 21 Jun 2020 09:17:00

Sorong, Jamkesnews – Kisah ini datang dari salah satu rumah sakit swasta di Kota Sorong, yaitu RS Mutiara Sorong. Ramona Siahaya, seorang peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), mengakui kemudahan dan manfaat aplikasi Mobile JKN. Ia mendapatkan informasi terkait aplikasi Mobile JKN dari salah satu petugas BPJS Siap Membantu! (BPJS SATU!) yang sedang melakukan costumer visit, Jumat (19/06).

“Ternyata ada ya aplikasi sepraktis ini. Setelah diajarkan sama petugas BPJS Kesehatan saya  langsung paham penggunaannya. Menurut saya ini pasti akan bermanfaat untuk mengakses kepesertaan kami sekeluarga tanpa perlu lagi ke Kantor BPJS Kesehatan," ungkapnya sembari menunjukkan KIS Digital yang baru saja ia akses menggunakan smartphone miliknya.

Ia melanjutkan, fitur-fitur yang ditawarkan aplikasi Mobile JKN sangat mempermudah peserta Program JKN-KIS seperti dirinya seperti fitur perubahan data, perubahan fasilitas kesehatan, cek status kepesertaan, KIS Digital dan masih banyak lagi.

“Bisa untuk ubah fasilitas kesehatan juga, jadi tidak perlu antri lagi ke Kantor BPJS Kesehatan. Ada juga kartu digitalnya. Sepertinya saya akan sering menggunakan aplikasi ini, mudah dan bermanfaat sekali," ungkapnya.

Ramona juga turut berterima kasih kepada pemerintah, BPJS Kesehatan, rumah sakit sekaligus mitra-mitra yang membantu menyukseskan Program JKN-KIS karena dapat ia rasakan manfaatnya seperti sekarang, saat sedang menjalani rawat inap akibat asam lambung.

“Penting sekali punya kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan ini. Kalau dulu harus bolak-balik ke kantor, sekarang tinggal klik lewat handphone juga urusan langsung selesai saat itu pula. Jadi tidak menyita waktu dan tidak perlu repot keluar rumah hanya untuk mengurus administrasi," jelasnya.

Sebelum penutup perbincangan, Ramona mengatakan bahwa dirinya puas dengan pelayanan yang diterima selama ia menjalani rawat inap di rumah sakit. Walaupun baru kali ini memanfaatkan Program JKN-KIS, ia sama sekali tidak merasa dibeda-bedakan pelayanannya dengan pasien umum yang membayar dengan biaya sendiri. (TR/ws)


File :