Program Rujuk Balik BPJS Kesehatan Mudahkan Akses Berobat Hidayani

Penulis : Humas Dibaca : 625 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 23 Aug 2020 08:08:00

"JKN-KIS ini sangat keren dan sangat bermanfaat terutama bagi saya yang sudah berumur,  karena kita bisa aktif dan produktif berkat Program Rujuk Balik dari JKN-KIS,”

Selong, Jamkesnews - Kemudahan akses dalam pelayanan kesehatan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dirasakan oleh masyarakat Indonesia terutama bagi penderita yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara rutin. Salah satu peserta JKN-KIS yang merasakan kemudahan dalam mengakses pelayanan kesehatan adalah Hidayani Suryatin (52) yang mempunyai riwayat sebagai penderita Diabetes Melitus ini.

Hidayani yang merupakan warga Nusa Tenggara Barat ini adalah peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang tergabung dalam Program Rujuk Balik (PRB). Peserta PRB adalah peserta yang terdiagnosa oleh dokter sebagai penderita Diabetes Melitus, Hipertensi, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Epilepsi, Skizofren, Stroke, Jantung dan Asma yang sudah mendapat pemeriksaan di rumah sakit oleh dokter spesialis dan dinyatakan stabil atau untuk pelayanan kesehatan selanjutnya dapat dikelola di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sehingga pasien tersebut dapat dirujuk balik ke FKTP.

Saat ditemui di kediamannya, ibu yang selalu ceria dan energik ini mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Rujuk Balik yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Ia merasa dimudahkan dalam aksesnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, karena ia tidak perlu mondar-mandir ke rumah sakit untuk berobat dan bisa langsung ke FKTP untuk mengambil resep obat kemudian bisa langsung ke apotek mengambil obatnya untuk satu bulan.

"Saya merasa sangat beruntung ada Program JKN-KIS ini. Saya tidak perlu mengantre untuk pelayanan dan mengambil obat di rumah sakit karena bisa langsung ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk untuk diperiksa dan dapat resep kemudian mengambil obat untuk satu bulan di apotek PRB," cerita Hidayani kepada tim Jamkesnews.

Lebih lanjut Hidayani merasa bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS ini, sehingga ia bisa aktif beraktifitas dan produktif berkat Program Rujuk Balik dari BPJS Kesehatan tanpa merasa beban mengenai biaya untuk berobat.

"Program JKN-KIS ini sangat keren dan sangat bermanfaat terutama bagi saya yang sudah berumur, karena kita bisa aktif dan produktif berkat Program Rujuk Balik dari JKN-KIS,” tutupya sambil tersenyum.  (dh/ay)


File :