Unggul : Kesehatan Itu Nomor Satu, Segeralah Menjadi Peserta JKN-KIS

Penulis : Humas Dibaca : 337 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 23 Sep 2020 08:24:43

 

Madiun, Jamkesnews –  Unggul Wardani merupakan salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Pria yang akrab disapa Unggul tersebut telah menjadi peserta JKN-KIS semenjak program jaminan kesehatan ini muncul diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan pada tahun 2014.

 

“Dari mulai program JKN-KIS ini ada, saya sekeluarga terdaftar sebagai peserta. Saya justru bersyukur karena hampir tidak pernah memanfaatkan program jaminan kesehatan ini,” kata Unggul.

 

Bagi pria berusia 50 tahun itu, kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan tidak boleh dikesampingkan. Karena itu, baginya menjadi peserta JKN-KIS adalah salah satu wujud perhatian terhadap kesehatannya, mengingat sakit merupakan salah satu bentuk anugerah Tuhan yang tidak diketahui kapan datangnya.

 

“Kesehatan itu nomor satu. Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha untuk mengantisipasi dan mencegah. Dimulai dari menerapkan pola hidup sehat dan mengantisipasi dengan ikut program jaminan kesehatan. Jadi sewaktu-waktu sakit, sudah ada yang memberikan jaminan,” ungkapnya.

 

Unggul menceritakan bahwa anaknya pernah memanfaatkan jaminan kesehatan dan harus menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit di Kota Madiun. Kala itu sang anak sakit dan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa terkena demam berdarah. Unggul mengungkapkan bahwa meskipun merasakan gelisah karena melihat sang anak sakit, akan tetapi di sisi lain ia tenang karena  telah mendapat penanganan dan perawatan yang bagus di rumah sakit tempat anaknya menjalani rawat inap.

 

“Yang saya syukuri adalah waktu itu sudah menjadi peserta JKN-KIS. Artinya semua mendapat jaminan dan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dan benar sekali bahwa pengobatan serta pelayanan selama menjalani rawat inap sangatlah memuaskan,” ceritanya.

 

Dirinya berharap agar program jaminan kesehatan ini akan berkesinambungan dan selalu ada untuk memberikan perlindungan bagi semua masyarakat. Sehingga tidak ada lagi istilah tidak bisa berobat karena tidak ada biaya. Unggul juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergabung menjadi peserta JKN-KIS agar dapat merasakan manfaatnya.

 

“Oleh karena itu segeralah mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS bagi yang belum. Dan untuk yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, jangan lupa untuk senantiasa menunaikan kewajibannya membayar iuran. Sehingga antara kewajiban dan hak akan berjalan beriringan demi  terus berjalannya program jaminan kesehatan ini,” tutup Unggul. (ar/tk)


File :