Cerita Kamilatul Laila Berjuang Melawan Tumor Bersama JKN - KIS

Penulis : Humas Dibaca : 239 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 12 Jan 2021 08:37:47

 

Sumenep, Jamkesnews – Tidak pernah terfikir di benak Kamilaul Laila (15) akan mengalami penyakit yang mengharuskannya menjalani perawatan selama tiga bulan di Rumah Sakit dr.Soetomo. Tahun lalu, warga Desa Kebunan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur itu divonis menderita penyakit tumor di saraf kepala. Saat ditemui pada Kamis (07/01), anak dari Miftahol Arifin dan Sumarlina itu menceritakan pengalaman pahitnya. Awal mula dirinya divonis menderita sakit tumor, dia merasa sering mengalami sakit dan merasa nyeri di telinga.

 

“Awalnya telinganya seperti gatal, lama – lama sakit. Kata dokternya di Rumah Sakit (RSUD. Moh. Noer) ini sudah infeksi agak parah dan harus diobati di Surabaya soalnya kalau disini tidak bisa,” ujarnya.

 

Tak disangka, Kamilatul ternyata menderita penyakit tumor di saraf telinga yang cukup parah. Sehingga mengharuskannya untuk menjalani serangkaian tindakan medis untuk dapat menyembuhkan penyakitnya itu. Hal itu hampir membuat Sumarlina sang ibu merasa sedih lantaran dokter memperkirakan proses penyembuhan penyakit anaknya akan memerlukan waktu yang cukup lama. 

 

“Awal dikasih tau oleh dokter itu rasanya kayak putus asa, mikir saya ya kasian kalau anak saya harus sampai diobati bolak–balik bahkan mau dioperasi. Tapi kata saya, pokoknya harus tetap semangat dan yakin bahwa anak saya ini pasti bisa sembuh seperti dulu,” jelas Sumarlina.

 

Beruntung, keluarga Kamilatul telah terdaftar sebagai Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) yang membuat keluarganya tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pengobatan yang dijalaninya. Terlebih, pelayanan yang diberikan oleh Fasilitas Kesehatan kepada Kamilatul sangat baik dan optimal. Sehingga kini, Kamilatul telah kembali sembuh dan dapat beraktivitas secara normal.

 

“Selama sekitar tiga bulan masa di RS Soetomo dan dioperasi sebanyak dua kali, Alhamdulillah pelayanannya tidak ada pembedaan pelayanan meskipun anak saya ini BPJS yang dari Pemerintah (Peserta Penerima Bantuan Iuran), tapi tetap mendapatkan penanganan yang sangat baik. Dan anak saya sekarang sudah sembuh. Jadi saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah, Rumah Sakit Soetomo, dan BPJS Kesehatan yang sudah membantu keluarga saya sehingga bisa berobat gratis,” pungkasnya. (ar/tw)


File :