Berkat Program Rujuk Balik, Asma Kunzia Terobati

Penulis : Humas Dibaca : 235 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 18 Feb 2021 10:49:39

 

Baubau, Jamkesnews - Kunzia Najib (34) adalah seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Wajo. Ia adalah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang pernah memanfaatkan JKN-KIS untuk mengobati asmanya.

 

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Maka dari itu, para penderita asma perlu melakukan peredaan gejala dan mencegah gejala kambuh. Saat berobat di FKTP, dokter memberikan rujukan ke rumah sakit karena kondisinya yang kurang stabil dan perlu penanganan dokter spesialis paru-paru.

 

“Saat itu saya diberi rujukan ke rumah sakit, karena menurut dokter di FKTP harus ditangani oleh dokter spesialis,” Ucap Kunzia (34) saat ditemui Jamkesnews, Senin (08/02).

 

Setelah beberapa bulan rutin berkonsultasi dan mengambil obat di rumah sakit, dokter spesialis menyatakan untuk kondisinya telah stabil dan dapat berobat kembali ke FKTP. Obat yang diberikan oleh FKTP sama dengan obat yang diberikan saat perawatan dengan dokter saat di rumah sakit. Jumlah obat yang diberikan pun sama yaitu untuk di konsumsi selama 1 bulan. Ini biasanya disebut dengan Program Rujuk Balik (PRB).

 

“Awalnya saya pikir harus membeli obat diluar dan saya tidak tahu soal PRB ini. Dengan adanya PRB dari Program JKN-KIS ini sangat memudahkan saya dalam mengambil obat dan inhaler setiap bulannya,” ucapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa dengan terdaftarnya sebagai peserta PRB ini memudahkan dia untuk lebih fokus mengajar anak-anak muridnya dan melakukan kegiatan harian lainnya tanpa harus memikirkan untuk mengambil obat lagi ke rumah sakit.

 

“Saat ini saya lebih bisa fokus lagi melakukan belajar mengajar di sekolah dan mengurus keluarga di rumah. Semoga PRB dan Program JKN-KIS ini tetap selalu ada, karena sangat memudahkan kami para penderita penyakit kronis asma seperti saya ini,” ucap Kunzia.

File :