Bermodal JKN-KIS, Sukri Jalani Dua Operasi Gratis

Penulis : Humas Dibaca : 435 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 01 Mar 2021 07:00:01

Lubuklinggau, Jamkesnews - Sempat mengalami sakit yang membutuhkan operasi berbiaya yang cukup besar membuat Sukri (69) ragu untuk menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Keraguan tersebut timbul dalam benaknya lantaran muncul pertanyaan pelayanan yang akan diterimanya bagus atau tidak, serta biaya yang cukup mahal akan dijamin seluruhnya atau tidak. Namun ternyata, Sukri sudah menjalani dua kali operasi dengan hanya berbekal kartu jaminan kesehatannya dan hasilnya pun memuaskan.

“Takutnya ketika berobat akan ada biaya tambahan. Bahkan takutnya bisa tidak ditanggung. Belum lagi risiko operasinya. Tapi ternyata info yang beredar tidak benar. Malah dua kali operasi semuanya gratis. Padahal itu operasi yang biayanya cukup besar,” ujar Sukri, Selasa (23/2).

Walaupun sempat mengalami ketakutan akan risiko gagal operasi, akhirnya Sukri memberanikan diri untuk melakukan operasi karena sakit yang dideritanya. Operasi pertamanya dilakukan waktu jaminan kesehatannya masih bernama Asuransi Kesehatan (ASKES) dari PT Askes (Persero). Kala itu ia melakukan operasi prostat yang sempat menyiksanya.

“Pertama operasi waktu masih Askes kartunya. Kalau PNS waktu itu pasti punya kartu Askes. Sempat takut operasi karena ada teman yang gagal operasi. Tapi setelah dicoba, alhamdulillah operasi lancar, pelayanan memuaskan, dan tidak keluar biaya sama sekali,” kenang Sukri.

Operasi keduanya dilakukan saat jaminan kesehatannya sudah bertransformasi dan memasuki era Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Operasi keduanya adalah operasi hernia dan sempat menimbulkan kegelisahan. Namun, kembali diluar prediksinya semua operasinya berjalan baik dan memuaskan. Terlebih kedua kali operasi tersebut dirinya juga sama sekali tidak mengeluarkan uang.

Di operasi kedua ini sudah berubah JKN-KIS kartunya. Saya sempat ragu karena banyak berita miring tentang pelayanannya. Tapi, saya kembali beranikan diri dan syukur semua berjalan lancar. Pelayanannya bagus dan tidak keluar biaya juga. Dua kali berobat pakai kartu ini semuanya bagus. Keluar rumah sakit tinggal tanda tangan saja berkas administrasinya,” terang Sukri.

Merasakan dua kali operasi yang dilalui dengan memuaskan, Sukri tidak meragukan lagi kualitas Program JKN-KIS. Menurutnya, semua layanan jika dilalui dengan alur yang benar maka tidak akan ada kendala, begitu juga halnya Program JKN-KIS. Asalkan sudah mengikuti alur yang ditetapkan, pelayanan kesehatan bisa berjalan memuaskan dan tanpa biaya. (RW/na)


File :