Strategi Getuk Tular Tingkatkan Kesadaran Dan Pemahaman Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

Penulis : Humas Dibaca : 465 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 26 Jul 2021 06:20:56

Jombang, Jamkesnews - Menjadi mitra BPJS Kesehatan adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi dr. Icus Gendon Marsudi, M.Kes. Ia menganggap kemitraannya adalah bagian dari memenuhi amanah dalam mensukseskan program pemerintah Kartu Indonesia Sehat (KIS). Icus merupakan dokter keluarga di Kabupaten Jombang yang terdaftar sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Kurang lebih sudah 20 tahun saya sudah melayani peserta BPJS Kesehatan, mulai PT Askes sampai sekarang menjadi BPJS Kesehatan,” ceritanya pada Selasa (13/07).  

Ia menjelaskan dalam memberikan informasi BPJS Kesehatan dengan melalui Getok tular bahwa [dengan mempunyai Kartu JKN tidak usah khawatir ketika sakit. Ia pun mengingatkan agar masyarakat selalu memastikan kepesertaannya aktif dengan selalu tepat membayar iuran. Hal ini sering ia sampaikan kepada peserta dan orang yang ia temui. Ia berharap dengan langkah seperti ini masyarakat dapat segera mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Sakit itu mahal harganya yang saya sampaikan kepada peserta. BPJS Kesehatan sudah menjamin dari mulai tingkat pertama, lanjutan sampai dengan rawat inap. Bahkan tindakan operasi berbiaya mahal dan sesuai dengan prosedur ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Icus mengatakan bahwa faktor utama pelayanan pasien saat ini adalah dengan berusaha menjaga rasa nyaman dan kepuasan peserta dan menjaga hubungan yang baik. Pelayanan dengan ikhlas dan sepenuh hati ciri khas yang ingin ia tanamkan dalam membentuk citra pelayanan prima. Icus pun menambahkan langkah-langkah yang telah dilakukannya di masa pandemi dengan menghimbau agar pelayanan pengambilan antrian dan kosultasi dokter cukup melalui Mobil JKN dan Whatsapp. 

“Cukup dengan menunjukkan Kartu BPJS, tensi dahulu sambil perawat mempersiapkan administrasinya. Edukasi dan resiko kepada peserta yang datang berobat karena sakitnya, agar selalu menjaga dan mengatur pola hidup sehat. Edukasi kepada seluruh peserta untuk mengunduh Mobile JKN. Apalagi di musim pandemi sekarang ini, konsultasi dokter atau ambil antrean cukup pakai Mobile JKN saja. Peserta bisa melihat skrining riwayat penyakitnya atau fitur yang lain yang bisa di manfaatkan peserta,” ujar Icus.

Baginya, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Program Rujuk Balik (PRB) sangat memudahkan untuk memantau pesertanya secara khusus. Menurut Icus, dengan program ini membantunya mengawasi gaya hidup dan pola makan Peserta. Sehingga penyakit yang diderita terkelola dengan baik. Ia menambahkan, program Prolanis dan PRB merupakan wadah bagi untuk saling bertukar informasi mengatasi masalah pesertanya.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memberikan program untuk pengambilan obat PRB dari apotik jejaring telah di antar ke tempat praktek. Bagi mereka sangat bermanfaat sekali, selain kondisi juga transpotasi. Sedia payung sebelum hujan, sedialah Kartu KIS sebelum sakit,” tutupnya. (ar/gy)


File :