Apa Iya Alur Pelayanan JKN-KIS Sulit? Ini Kata Surati!

Penulis : Humas Dibaca : 653 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 07 Sep 2021 09:07:04

Jakarta Barat, Jamkesnews -  Seiring dengan pertambahan usia, tentu ada banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh. Mereka yang sudah lanjut usia (lansia) termasuk ke dalam golongan yang rentan terhadap penyakit sehingga menjaga pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat menjadi hal penting yang dilakukan oleh lansia untuk bisa mengetahui lebih dini atas masalah kesehatan yang di alami. Akan tetapi menua bukan berarti menjadi tidak sehat dan tidak sejahtera. Ini yang dirasakan oleh salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Surati (63) seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

“Saya punya penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) jadi secara rutin saya biasanya menggunakan JKN-KIS untuk kontrol ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah rumah saya. Di RSUD biasanya saya ke spesialis tulang dan penyakit dalam dan ini sering sekali sudah beberapa tahun berjalan. Sedangkan untuk ke Puskesmas biasanya saya berobat untuk yang sakit yang biasa saja seperti flu atau batuk,” tukas Surati.

Saat ini, Surati merupakan salah satu peserta prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat ia terdaftar dan sudah bertahun-tahun ia memanfaatkan kartu kepesertaan JKN-KISnya itu untuk berobat. Sebagai pengguna JKN-KIS, ia merasa dengan menggunakan JKN-KIS kebutuhannya terhadap pelayanan kesehatan menjadi terpenuhi. Ia menceritakan pengalamannya ketika berobat dengan JKN-KIS dan sejauh ini ia tidak pernah mengalami iur biaya apapun. Ia juga menceritakan bahwa selama menggunakan JKN-KIS ia tidak merasa ada kesulitan yang berarti dari segi administrasi.

“Kalau yang saya rasakan, administrasi yang diperlukan baik di puskesmas atau di rumah sakit tidak terlalu rumit bagi lansia seperti saya. Biasanya selalu di arahkan apa saja yang dibutuhkan untuk berobat ke rumah sakit dan harus kemana dulu. Semuanya bisa saya lakukan dengan lancar dan Alhamdulillahsejauh ini saya menerima pelayanan yang baik. Sejauh kita mengikuti prosedur dan arahan yang disampaikan dari pihak Puskesmas atau rumah sakit in sya Allah semuanya lancar-lancar saja.” Ungkap Surati.

Surati juga menyampaikan bahwa ia berterimakasih dengan adanya JKN-KIS ia bisa tetap melakukan pemeriksaan rutin secara gratis tanpa ada iur biaya dan ini sangat membantu dia untuk tetap menjaga kesehatan. Surati menyampaikan harapannya kepada BPJS Kesehatan agar Program JKN-KIS dapat tetap berlangsung membantu masyarakat Indonesia serta pelayanan yang sudah baik ini bisa semakin ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi sehingga aka nada banyak orang yang bisa merasakan manfaat JKN-KIS. (DA/rc)


File :