Pengobatan Maag Akut Intan Tuntas Berkat JKN KIS

Penulis : Humas Dibaca : 569 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 07 Oct 2021 09:50:56

 

Makassar, Jamkesnews – Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dikelola dengan prinsip gotong royong. Subsidi silang antara yang mampu dengan yang tidak mampu, antara yang sehat dengan yang sakit, menjadi wujud nyata keberadaan dari program ini ditengah masyarakat.

 

Begitu pula yang dirasakan oleh ibu muda yang biasa disapa Intan (22). Warga Kecamatan Rappocini ini awalnya berpikir sakit maag itu hanya penyakit ringan saja, tapi makin hari kondisinya makin terasa buruk. Gejala yang dialaminya mual-mual, kepala menjadi pusing serta perut terasa kembung dan perih. Sampai akhirnya ada kerabat dekat yang bercerita penyakit maag jika sudah kronis akan sangat fatal akibatnya.

 

"Saya mengikira sakit maag itu hanya sebatas minum obat pasar tanpa perlu kontrol ke dokter, ternyata itu malah bisa lebih parah kalau dibiarkan," tutur Intan, Rabu (29/09).

 

Intan mengungkapkan penyakitnya ini mulai dirasakannya pada awal tahun 2021 lalu. Mulanya Intan merasakan sakit pada bagian lambungnya, yang membuat dirinya hanya beranggapan terkena asam lambung biasa. Namun pada saat malam hari Intan mulai merasakan sesak pada bagian dadanya, ia segera dibawa ke Rumah Sakit Faisal untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

 

“Suami langsung membawa saya ke rumah sakit terdekat dan akhirnya dirawat inap. Saya dilayani dengan baik, semua obat dan biaya selama perawatan juga gratis tidak dimintai pembayaran apapun sampai keluar rumah sakit. Selain itu, tidak dibeda-bedakan padahal saya JKN-KIS bantuan pemerintah,” kenang Intan.

 

Intan sangat bersyukur karena dirinya mendapatkan bantuan dari pemerintah dapat menjadi peserta JKN-KIS segmen PBI APBN. Ia diharuskan melakukan kontrol setiap minggu ke dokter yang menanganinya di rumah sakit. Selama menjalani kontrol ke dokter, Intan kembali tidak dikenai biaya apapun. Hal ini yang membuat Intan sangat berharap agar Program JKN-KIS bisa terus berjalan dan terus membantu masyarakat lainnya. (Ti)


File :