JKN-KIS Jadi Penolong Ketika Hampir Patah Semangat

Penulis : Humas Dibaca : 454 Kategori : Berita Umum
Tanggal Posting : 01 Dec 2021 13:54:14

Simeulue, Jamkesnews – Menjadi peserta dari Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan anugerah tersendiri bagi Jul Imran (42). Pria yang berdomisili di Dusun Sivoede Desa Kuta Inang, Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue ini terdaftar sebagai peserta penerima bantuan iuran (PBI) sejak lima tahun lalu.

Di sela-sela kunjungannya ke kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Simeulue pada Rabu (17/11), Jul menceritakan pengalamannya yang selama ini sudah menggunakan Program JKN-KIS sebagai jaminan kesehatan dirinya dan keluarga.

“JKN-KIS sejak dahulu selalu menjadi andalan dan penolong keluarga saya. Mulai dari pengobatan untuk jenis sakit biasa seperti flu, demam dan batuk hingga menjadi penolong dikala saya dan istri sudah hampir patah semangat,” ungkap Jul.

Sambil mengenang masa lalu, Jul juga menceritakan pengalaman satu setengah tahun yang lalu saat sang istri mengalami keguguran dan harus dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Karena dalam keadaan mendadak, saya kira akan sering bolak-balik untuk melengkapi berkas dan persyaratannya. Tetapi ternyata cukup hanya membawa salinan JKN-KIS serta salinan kartu keluarga. Saat itu juga istri saya langsung ditangani serta dilayani dengan baik hingga pulih kembali. Alhamdulillah pada bulan Oktober lalu istri saya telah melahirkan buah hati kami,” kenang pria kelahiran tahun 1979 tersebut.

Selain itu, Jul juga menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan kepada peserta Program JKN-KIS sudah sangat baik. Jul dan istri hanya perlu sabar dan mengantre untuk berkonsultasi dan diperiksa oleh dokter.

“Pelayanan di rumah sakit dari dulu sampai sekarang selalu baik, dokternya ramah, tidak lalai dan bertanggung jawab. Seperti saat bayi kami dirawat karena tumbuh benjolan di sekitar anus. Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap dan didiagnosa cutaneous abscess oleh dokter, bayi kami langsung dioperasi. Alhamdulillah sekarang keadaannya semakin membaik,” jelas Jul terharu.

Dalam kesempatan yang sama, Jul menyampaikan rasa syurkurnya telah diberikan kemudahan dan solusi dari permasalahan yang di hadapinya melalui Program JKN-KIS. Menurutnya, BPJS Kesehatan menjadi penolong bagi dirinya dan keluarga serta penolong bagi masyarakat kecil lainnya.

“Semoga saja program ini selalu ada dan berkelanjutan. Saya pribadi sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan. Karena jujur saja, secara finansial kami tidak mampu untuk membayar biaya operasi. Dengan adanya Program JKN-KIS, kami tidak perlu membayar apapun bahkan tidak perlu beli obat karena semua sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” tutur Jul. (HA/kn)


File :